Rabu, 07 Januari 2009

Festival Tabot Bengkulu

Setiap tanggal 10 Muharam masyarakat Bengkulu mengadakan festival Tabot. Festival ini merupakan peringatan atas meninggalnya dan kepahlawanan cucu nabi Muhamad SAW, Hasan dan Husein bin Ali bin Abi Thalib.


Festival ini diadakan mulai dari tanggal 1 Muharam dan puncaknya pada tanggal 10 Muharam. Pada puncak acara, even yang dilaksanakan adalah penyandingan Tabot, karnaval dan pembuangan di Karbala.

Senin, 24 November 2008

Tanjung Pesona

Pucuk dicinta ulam tiba memang. Sedari masih tugas di Palembang punya hasrat menjajah ke Bangka tapi belum pernah kesampaian. Baru setelah pindah Bengkulu, tanggal 14 Nopember 2008 dapat tugas ke Bangka, kesempatan yang gak akan ditolak. Dulu waktu masih di Palembang yang sempat waktu itu cuma sampai kebagan bagan nelayan di selat Bangka, mancing dibagan.

Konon kata orang di Bangka pantainya indah-indah, surga buat pelancong pantai, surga buat para pemancing, kerennya the anglerman! coz di daerah situ banyak karang-karang tempat populasi berbagai jenis ikan karang seperti kerapu, kakap merah, kakap hitam, bawal dan ikan pelagis lainnya.



Tempat pertemuan sudah ditentukan yaitu di Tanjung Pesona, perjalanan dari Pangkal Pinang sekitar satu jam naik taksi. Supir taksinya bernama Joko asli Madiun, sehingga wajar dia gak kenal siapa Walikota Pangkal Pinang. Ongkos taksi dari Pangkal Pinang ke Tanjung Pesona dua ratus ribu ! Luaarang rek ..!

Sesampai di Tanjung Pesona yang masuk wilayah Sungai Liat, ternyata memang sangat menarik. Apalagi sepanjang pantai dihiasi bebatuan segede-gede rumah, pasirnya putih sedikit agak kasar. Batuan yang ada dipantai bak diukir oleh pemahat, tapi itu asli kata penduduk disitu. Masih kata penduduk disitu, memang tidak semuanya
asli, sebagian lagi merupakan batu-batu buangan dari tambang timah sewaktu menggali tambang. Karena kalau tidak dibuang kelaut maka lahan tambang jadi sempit dan kurang memberikan hasil maksimal. Akhirnya buang kelaut dan hasilnya malah jadi memperindah pantai sekaligus jadi pemecah ombak. Tak sengaja tapi berguna.

Nah saya pikir kapan pantai Panjang Bengkulu bisa kayak begini, itulah yang layak dipikirkan dan diperbuat.

Senin, 31 Maret 2008

TIPS : BAWA UANG DI PERJALANAN

Jangan bawa banyak uang tunai! Ini salah satu tips umum bagi orang yang bepergian. Namun banyak atau sedikit jumlah uang yang dibawa, Anda tetap membutuhkan kiat jitu agar uang atau alat pembayaran lain yang dibawa tetap aman. Silakan simak tips berikut.
JANGAN menaruh telur dalam satu keranjang. Demi mengurangi risiko, simpan uang dan alat pembayaran lain (kartu debit, kredit, atau traveler's cheque) di berbagai tempat dalam tas dan kantong pakaian. Ini merupakan langkah antisipatif agar ketika salah satu tempat penyimpanan itu bermasalah, katakan isinya dicopet orang, masih ada kantong-kantong pendanaan lain untuk melanjutan perjalanan. Namun Anda harus ingat tempat-tempat penyimpanan itu. Kelupaan bisa membuat bencana tersendiri.
CIPTAKAN tempat-tempat penyimpanan uang atau kartu selain mengandalkan dompet atau tas pinggang. Money belt merupakan salah satu pilihan yang aman. Money belt ada yang berbentuk seperti ikat pinggang dengan sejumlah kantong di bagian dalamnya. Ada juga yang modelnya berupa kantong bertali yang diikatkan di pinggang dan dipakaikan seperti baju dalam.
KHUSUS untuk perempuan, Anda bisa membuat kantong kecil yang bisa diselipkan di bagian dalam bra (bra money pocket). Kantong ajaib itu bisa dipindahkan ketika Anda mengganti bra.
UNTUK alat pembayaran berupa kartu kredit, kartu debit atau traveler's cheque, sebaiknya Anda membawa kartu yang diterbitkan bank atau lembaga keuangan yang punya jaringan internasional agar mudah digunakan di mana-mana. Sebelum berangkat pastikan bahwa daerah tujuan Anda memiliki fasilitas teknologi dan jaringan lembaga keuangan yang memungkinkan alat-alat pembayaran itu bisa digunakan.
JIKA Anda ke luar negeri, tukarkan terlebih dahulu sebagian uang dengan mata uang yang berlaku di negara tujuan. Uang dollar Amerika Serikat (AS) umumnya bisa diterima di mana-mana. Money changer umunya hanya mau menerima uang dalam kondisi baik. Pastikan setiap lembar uang Anda tersimpan rapi, tidak dilipat dan tidak ada bekas lipatan. (studenttravel.about.com/egp)
Sumber : http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.03.31.14261748&channel=1&mn=59&idx=77

Kamis, 06 Maret 2008

Fishing.....

Merantau, kata orang. Apalagi dalam waktu yang lumayan lama.... weleh, jenuh... banget rasanya. Biasanya waktu di Palembang kalo lagi jenuh biasanya saya suka mancing.


Pertama-tama main dikolam, tapi lama-lama bosen. Terus pindah, ganti suasana mancing di sungai musi N di selat Bangka di bagan-bagan ikan. Biarpun gak dapet, tapi lumayan ngilangin stress..he..he



Di Bengkulu, akhirnya kegiatan yg sama dijalani. Sekarang-sekarang ini baru main di pinggiran. Yah... sekitar pelabuhan pulau Bai, terus di ujung pantai panjang pokoknya sepanjang pantai disusuri, cari tempat paling enak.
Orang-orang sini paling doyan mancing dimuara, umpannya pake terigu dibasahin. Kalo nggak pake udang muara. Nama ikannya juga rada asing, macam ikan gebur, gole-gole, kape-kape dll.



Nah ini ada oleh (meski cuma gambar doang, orang2x lg pada mancing), kalo suka, boleh gue temenin.. ;)

TRAVELLING TO BENGKULU ?

Yah... ni dia tempat baru yg bener eksotik. Masih asli, pasirnya huaaluss..., ombaknya guede... pantai panjang atawa longbeach diBengkulu.




Nonton sunset pas banget. posisi pantai ngadep ke arah barat emang pas buat nungguin sunset.