Selasa, 06 Juli 2010

Pers Beach (Pantai Wartawan)



Seorang rekan memberitahukan suatu tempat yang cukup mempesona, namanya pantai wartawan. Selanjutnya, hari Sabtu tanggal 3 Juli 2010, saya sekeluarga meluncur mencarinya. "Emang udah tahu tempatnya ?" kata istri saya. "Belum...", jawab saya.

Dan sesuai petunjuk lisan rekan saya, kami nekat berangkat. dari Bandar Lampung menuju Kalianda, cuaca agak mendung. Kira-kira satu jam perjalanan samapilah ke Kota Kalianda. Setelah itu menyusuri jalan menuju desa Rajabasa dikaki gunung Rajabasa. Tepatnya didesa Way Muli, dibalik Gunung Botak, kami temukan tempatnya. Fitur pantainya bagus, banyak karang. Hanya pasir warnanya hitam.

Yang unik, dibalik gunung Botak, disela-sela batu karang ada sumber air panasnya !! disini kita harus hati-hati, salah nginjak air ternyata air panas. Saya sempat menginjaknya, uedaaaan.... panasnya...!! kata bu Raminah penduduk setempat, itu air bisa untuk merebus telur cukup 5 menit matang. Jadi diperkirakan panasnya antara 80_100 derajat Celcius.

Jika pasang surut, tampak sekali pancaran air panasnya, sehingga kita bisa menghindarinya. Namun jika pasang naik, sumber air panas tidak kelihatan dan menjadi jebakan bagi yang tidak tahu, karena disitu tidak ada tanda-tanda peringatan akan adanya sumber air tersebut.

Pantainya bagus, airnya hijau kebiruan berarti agak dalam. Bagi yang akan mandi disitu harus berhati-hati, mengingat adanya sumber air panas tersebut.

Untuk mencapai lokasi panatai ini trek yang dapat dilalui yaitu :
Bandar Lampung - Kalianda (60 km)
Kalianda - Way Muli (15 km)
Untuk transportasi, bisa menggunakan umum sampai kalianda dilanjutkan dengan ojek. Untuk nilai keunikan 80 lah... he he he

Minggu, 23 Mei 2010

Bandar Lampung : Buaya Tanpa Ekor

Sabtu tanggal 22 Mei, hari sudah siang, jalan sama keluarga. Awalnya mau kepantai, semua perlengkapan disiapkan, mulai pakaian renang, alat pancing (kok ?!), dan duit yang pas-pasan...(maklum tanggal tua...)

Menyusuri jalan, mulai daerah Pahoman Bandar Lampung menuju jalan Kartini cari ATM BCA, dapat di Simpur. Perjalanan lanjut dari Raden Intan menuju Diponegoro terus kekiri ke Dr. Susilo, rencana mau ke Kalianda Resort. Sampai di Garuntang lihat jam "duillah..." kok sudah jam 2.00 siang. Anak-anak minta alternatif lain. ya, sudah putar haluan, sekarang menuju Batu Putu.

Sampai dipersimpangan Lembah Hijau, pikiran kembali berubah, setelah melihat petunjuk jalan kebun binatang bukit Kedaton. akhirnya kesitulah tujuannya. he he he bawa perlengkapan pantai, mencloknya di Bonbin.

Keadaan Bonbin bukit Kedaton lumayan baik, cukup terawat. Hanya koleksinya sangat terbatas. Diantaranya Harimau Sumatera ada sepasang, musanng, jenis unggas cukup banyak seperti burung Merak, bangau, kakak tua, ayam hutan, kalkun, nuri, elang dll.
Primata lainnya, beberapa jenis monyet, beruang, kijang, landak dan beruang dll.


Dari jenis reptil yang sempat terlihat, ular sanca, iguana dan buaya. Hal yang unik yaitu ada buaya yang kehilangan ekor. Menurut petugas Bonbin, sejak masuk ke sini memang sudah tidak ada ekornya. Jadi tidak tahu kenapa kok bisa hilang ekornya.
Dengan tidak ada ekornya, jadi tampak aneh dan jalannya juga agak susah. Atau mungkin style baru buaya masa kini.

Oh ya tiket masuk Rp. 7,000,- /orang. selain Bonbin ada juga tempat mandi disungai alam. Kalau penasaran silahkan datang...bye...

Rabu, 07 Januari 2009

Festival Tabot Bengkulu

Setiap tanggal 10 Muharam masyarakat Bengkulu mengadakan festival Tabot. Festival ini merupakan peringatan atas meninggalnya dan kepahlawanan cucu nabi Muhamad SAW, Hasan dan Husein bin Ali bin Abi Thalib.


Festival ini diadakan mulai dari tanggal 1 Muharam dan puncaknya pada tanggal 10 Muharam. Pada puncak acara, even yang dilaksanakan adalah penyandingan Tabot, karnaval dan pembuangan di Karbala.

Senin, 24 November 2008

Tanjung Pesona

Pucuk dicinta ulam tiba memang. Sedari masih tugas di Palembang punya hasrat menjajah ke Bangka tapi belum pernah kesampaian. Baru setelah pindah Bengkulu, tanggal 14 Nopember 2008 dapat tugas ke Bangka, kesempatan yang gak akan ditolak. Dulu waktu masih di Palembang yang sempat waktu itu cuma sampai kebagan bagan nelayan di selat Bangka, mancing dibagan.

Konon kata orang di Bangka pantainya indah-indah, surga buat pelancong pantai, surga buat para pemancing, kerennya the anglerman! coz di daerah situ banyak karang-karang tempat populasi berbagai jenis ikan karang seperti kerapu, kakap merah, kakap hitam, bawal dan ikan pelagis lainnya.



Tempat pertemuan sudah ditentukan yaitu di Tanjung Pesona, perjalanan dari Pangkal Pinang sekitar satu jam naik taksi. Supir taksinya bernama Joko asli Madiun, sehingga wajar dia gak kenal siapa Walikota Pangkal Pinang. Ongkos taksi dari Pangkal Pinang ke Tanjung Pesona dua ratus ribu ! Luaarang rek ..!

Sesampai di Tanjung Pesona yang masuk wilayah Sungai Liat, ternyata memang sangat menarik. Apalagi sepanjang pantai dihiasi bebatuan segede-gede rumah, pasirnya putih sedikit agak kasar. Batuan yang ada dipantai bak diukir oleh pemahat, tapi itu asli kata penduduk disitu. Masih kata penduduk disitu, memang tidak semuanya
asli, sebagian lagi merupakan batu-batu buangan dari tambang timah sewaktu menggali tambang. Karena kalau tidak dibuang kelaut maka lahan tambang jadi sempit dan kurang memberikan hasil maksimal. Akhirnya buang kelaut dan hasilnya malah jadi memperindah pantai sekaligus jadi pemecah ombak. Tak sengaja tapi berguna.

Nah saya pikir kapan pantai Panjang Bengkulu bisa kayak begini, itulah yang layak dipikirkan dan diperbuat.

Senin, 31 Maret 2008

TIPS : BAWA UANG DI PERJALANAN

Jangan bawa banyak uang tunai! Ini salah satu tips umum bagi orang yang bepergian. Namun banyak atau sedikit jumlah uang yang dibawa, Anda tetap membutuhkan kiat jitu agar uang atau alat pembayaran lain yang dibawa tetap aman. Silakan simak tips berikut.
JANGAN menaruh telur dalam satu keranjang. Demi mengurangi risiko, simpan uang dan alat pembayaran lain (kartu debit, kredit, atau traveler's cheque) di berbagai tempat dalam tas dan kantong pakaian. Ini merupakan langkah antisipatif agar ketika salah satu tempat penyimpanan itu bermasalah, katakan isinya dicopet orang, masih ada kantong-kantong pendanaan lain untuk melanjutan perjalanan. Namun Anda harus ingat tempat-tempat penyimpanan itu. Kelupaan bisa membuat bencana tersendiri.
CIPTAKAN tempat-tempat penyimpanan uang atau kartu selain mengandalkan dompet atau tas pinggang. Money belt merupakan salah satu pilihan yang aman. Money belt ada yang berbentuk seperti ikat pinggang dengan sejumlah kantong di bagian dalamnya. Ada juga yang modelnya berupa kantong bertali yang diikatkan di pinggang dan dipakaikan seperti baju dalam.
KHUSUS untuk perempuan, Anda bisa membuat kantong kecil yang bisa diselipkan di bagian dalam bra (bra money pocket). Kantong ajaib itu bisa dipindahkan ketika Anda mengganti bra.
UNTUK alat pembayaran berupa kartu kredit, kartu debit atau traveler's cheque, sebaiknya Anda membawa kartu yang diterbitkan bank atau lembaga keuangan yang punya jaringan internasional agar mudah digunakan di mana-mana. Sebelum berangkat pastikan bahwa daerah tujuan Anda memiliki fasilitas teknologi dan jaringan lembaga keuangan yang memungkinkan alat-alat pembayaran itu bisa digunakan.
JIKA Anda ke luar negeri, tukarkan terlebih dahulu sebagian uang dengan mata uang yang berlaku di negara tujuan. Uang dollar Amerika Serikat (AS) umumnya bisa diterima di mana-mana. Money changer umunya hanya mau menerima uang dalam kondisi baik. Pastikan setiap lembar uang Anda tersimpan rapi, tidak dilipat dan tidak ada bekas lipatan. (studenttravel.about.com/egp)
Sumber : http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.03.31.14261748&channel=1&mn=59&idx=77

Kamis, 06 Maret 2008

Fishing.....

Merantau, kata orang. Apalagi dalam waktu yang lumayan lama.... weleh, jenuh... banget rasanya. Biasanya waktu di Palembang kalo lagi jenuh biasanya saya suka mancing.


Pertama-tama main dikolam, tapi lama-lama bosen. Terus pindah, ganti suasana mancing di sungai musi N di selat Bangka di bagan-bagan ikan. Biarpun gak dapet, tapi lumayan ngilangin stress..he..he



Di Bengkulu, akhirnya kegiatan yg sama dijalani. Sekarang-sekarang ini baru main di pinggiran. Yah... sekitar pelabuhan pulau Bai, terus di ujung pantai panjang pokoknya sepanjang pantai disusuri, cari tempat paling enak.
Orang-orang sini paling doyan mancing dimuara, umpannya pake terigu dibasahin. Kalo nggak pake udang muara. Nama ikannya juga rada asing, macam ikan gebur, gole-gole, kape-kape dll.



Nah ini ada oleh (meski cuma gambar doang, orang2x lg pada mancing), kalo suka, boleh gue temenin.. ;)

TRAVELLING TO BENGKULU ?

Yah... ni dia tempat baru yg bener eksotik. Masih asli, pasirnya huaaluss..., ombaknya guede... pantai panjang atawa longbeach diBengkulu.




Nonton sunset pas banget. posisi pantai ngadep ke arah barat emang pas buat nungguin sunset.